Adab Harian antara Magrib dan Isya di Bulan Rajab

Niat:
Nawaytu ‘l-arba’in, nawaytu ‘l-`itikaf, nawaytu ‘l-khalwah, nawaytu ‘l-`uzlah, nawaytu ‘r-riyadhah, nawaytu ‘s-suluk, lillahi ta’ala fii haadzal-masjid (atau fii haadzal-jaami`)

Aku berniat 40 (hari mengasingkan diri), aku berniat untuk beritikaf, aku berniat khalwat, aku berniat mendisiplinkan (ego), aku berniat mengadakan perjalanan di jalan Allah SWT, demi Allah SWT di masjid ini.


Surat al-An`am
(kalau memungkinkan, baca setiap hari)

Baca satu juz Alquran setiap hari
(sebagai bagian dari awrad harian)

Dalail Khayrat
(sebagai bagian dari awrad harian)

Awrad harian

Puasa
Perbanyak puasa, khususnya pada hari Senin dan Kamis, juga pada Laylat al-Raghaib (Malam Jumat pertama di bulan Rajab), pertengahan Rajab dan pada tanggal 27 Rajab.


Sumber:
The Naqshbandi Sufi Tradition: Guidebook of Daily Practices and Devotions
by Shaykh Muhammad Hisham Kabbani
© 2004, Islamic Supreme Council of America