Tampilkan postingan dengan label Zulhijah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Zulhijah. Tampilkan semua postingan

Wirid dan Instruksi untuk Hari Arafat


Sultan Awliya Mawlana Syekh Nazim al-Haqqani (q)

Lefke, Siprus

1 November 2011

Mawlana: Itu akan terjadi seperti yang mereka umumkan. Tak ada yang dapat melakukan seperti apa yang mereka lakukan. Mereka akan pergi ke (Arafah) pada hari sesuai dengan fatwa yang diberikan di sana. Jawaban mereka adalah ini.

Hajah Rukiyya (H.R) : Apakah ada suatu instruksi?

Mawlana: Al-Hizbul Azam… Mereka akan menyelesaikan (pembacaan) Al- Hizbul Azam. Jangan merokok, jangan mengisap shiisha! Jangan bertengkar atau berdiskusi pada hari itu. Mereka harus menyibukkan diri dengan salat dan doa. Selesai. Jika mereka melakukan ini, mereka akan melewatinya sebagai orang yang “bersih”. Kalau tidak, mereka akan kembali seperti ketika mereka berangkat.

H.R: Dan bagi yang tidak pergi (haji)?

Mawlana: Semoga Allah mengaruniakannya kepada mereka.

H.R: Apakah ada instruksi bagi mereka?

Mawlana: Ya, ada, ada... tentu saja ada. Jika memungkinkan bagi mereka … Di mana Rukiyya?

H.R: Ini dikatakan, ini harus dibaca pada saat Hari Arafah.

Mawlana: Mereka boleh membaca ini.

H.R: Pada Hari Arafah mereka boleh membaca La illaha ill Allah Wah ’dahu La Syariqa Lah Lahu Al Mulk wa Lahul Hamd Yuhyi wa Yumit wa Huwa ala Kulli Syay’in Qadir, 100x. Surat al Ikhlash, 100x. SubhanaAllah wal Hamdulillah wa La illaha illa Allah wa Allahu Akbar, 100x. Istighfar, 100x. Selawat atas Nabi (s) 100x. Tingkatkan bacaan selama berdoa, dan menangislah agar Allah mencurahkan nikmat-Nya.

Mawlana: Kamu mengerti? Mereka boleh membaca ini. Apakah dikatakan 1000x?

H.R: dikatakan semuanya, 100x….

Mawlana: Masing-masing 100x

Untuk Hari Arafah, sejak pagi hingga sore, bacalah 1000x Ikhlash. Inilah yang dikatakan oleh Grandsyekh. Mereka bisa membaca 1000 Ikhlash pada Hari Arafah. Apakah disebutkan 100x “la hawla..” benarkan?

H.R: Bacalah La illaha ill Allah Wah ’dahu La Syariqa Lah Lahu Al Mulk wa Lahul Hamd Yuhyi wa Yumit wa Huwa ala Kulli Syay in Qadir.

Mawlana: ini.

H.R: SubhanaAllah wal Hamdulillah wa La illaha illa Allah wa Allahu Akbar wa la Hawla wa la Quwwata illa Billah al Aliyal Azhim, 100x

Mawlana: Apa yang dikatakan oleh Grandsyekh, mereka boleh menyelesaikan membaca 1000 Ikhlash pada hari itu, hingga sore hari. “Qul Huwa allahu ‘Ahadun..” (112:1). Mereka boleh mengucapkan selawat, 100x, sampai 1000x. La illaha ill Allah Wah ’dahu La Syariqa Lah Lahu Al Mulk wa Lahul Hamd Yuhyi wa Yumit wa Huwa ala Kulli Syay in Qadir, 100x. Semoga Allah menerimanya. Amin. Fatiha.

Mawlana: Ied jatuh minggu ini?

H.R: Ya, menurut perhitungan mereka, jatuh pada Minggu besok.

Mawlana: Ied akan jatuh pada Sabtu besok, sehingga ini menjadi Haji Akbar.

H.R: Ya.

Mawlana: Bagaimanapun, baiklah. Mereka akan menerima pahalanya. Semoga Allah mengampuni kita. Fatiha.

H.R: untuk puasa?

Mawlana: tanggal 8 and 9.

H.R: 2 hari.

Mawlana: Tarwiya dan Arafah. Ini untuk kita. Tetapi untuk orang-orang yang menunaikan haji, tidak ada puasa pada Hari Arafah. Mereka sibuk dengan tugas haji mereka. Tidak perlu puasa bagi mereka. Untuk yang lain, Yawm al Tarwiya dan Yawm al Arafah – Mereka puasa pada kedua hari ini.

Fatiha.

Mawlana: It will be as they declared. No one can do as they like. They will go up (Arafah) on the day according to the fatwa given there. Their answer is this.

H.R: Are there instructions?

Mawlana: Al-Hizbul Azam… They will complete Al- Hizbul Azam. No smoking, no sheesha! No fighting or discussing on that day. They may be busy with prayer and dua. Finish. If they do this, they will pass through as “clean”. Otherwise they return as they left.

H.R: And the ones who could not go?

Mawlana: May Allah grant it to them.

H.R: Are there instructions for them?

Mawlana: Yes, there are, there are.. Of course there are. If it is possible for them… Where is Rukiyya?

H.R: It says, it is to be read on the day of Arafah.

Mawlana: They may read this.

H.R: The day of Arafah they may recite La illaha ill Allah Wah ’dahu La Shariqa Lah Lahu Al Mulk wa Lahul Hamd Yuhyi wa Yumit wa Huwa ala Kulli Shay in Qadir, 100x. Surat al Ikhlas, 100x. SubhanaAllah wal Hamdulillah wa La illaha illa Allah wa Allahu Akbar, 100x.

Istighfar, 100x. Salawat on the Prophes (s) 100x.

Increase the recitations during dua, and weeping so favors may be granted.

Mawlana: You understand? They may read this. Does it say 1000x?

H.R: it says in all of them, 100x….

Mawlana: Each 100x

For the day of Arafah, from the morning till evening 1000x Ikhlas. This is what Grandsheikh said. They may read 1000 Ikhlas on the day of Arafah. Does it mention 100x “la hawla..” right?

H.R: recite La illaha ill Allah Wah ’dahu La Shariqa Lah Lahu Al Mulk wa Lahul Hamd Yuhyi wa Yumit wa Huwa ala Kulli Shay in Qadir.

Mawlana: This.

H.R: SubhanaAllah wal Hamdulillah wa La illaha illa Allah wa Allahu Akbar wa la Hawla wa la Quwwata illa Billah al Aliyal Azim, 100x

Mawlana: What our Grandsheikh said, they may finish reading 1000 Ikhlas on that day, till sunset. “Qul Huwa allahu ‘Ahadun..” (112:1). They may say salawat, 100x, to 1000x. La illaha ill Allah Wah ’dahu La Shariqa Lah Lahu Al Mulk wa Lahul Hamd Yuhyi wa Yumit wa Huwa ala Kulli Shay in Qadir, 100x. May Allah accept. Amin. Fatiha.

Mawlana: Eid is the coming week?

H.R: Yes, it is. According to their calculations, next Sunday.

Mawlana: Eid was going to be next Saturday, so that it would be Hajjul Akbar.

H.R: Yes.

Mawlana: Anyway, ok. They will receive its Reward. May Allah forgive us. Fatiha.

H.R: For the fasting?

Mawlana: 8th and 9th.

H.R: 2 days.

Mawlana: Tarwiya and Arafah. This is for us. But for the hajjis, there is no fasting on the day of Arafah. They are busy with the duties of Hajj. No need for them. For the others Yawm al Tarwiya and Yawm al Arafah – They fast these 2 days.

Fatiha.

http://sufilive.com/Instructions_for_the_Observance_of_the_Day_of_Arafa-3904.html

Agenda Zulhijah

10 Zulhijah: Iduladha

Zulhijah: Bulan Kurban

Imam Ghazali menyatakan dalam Kitab Ihya’ ‘Ulum al-Din, “Puasa sangat dianjurkan pada beberapa hari yang istimewa, di antaranya dapat ditemukan pada setiap tahun, yang lain ada pada setiap bulan, dan yang lainnya dalam setiap minggu. Yang dapat ditemukan pada setiap tahun setelah Ramadan adalah:

· Hari ‘Arafah (9 Zulhijah)
· Hari ‘Asyura (10 Muharam)
· 10 hari pertama di bulan Zulhijah
· 10 hari pertama di bulan Muharam

Kita dianjurkan untuk berpuasa pada bulan-bulan yang dimuliakan, yaitu: Zulkaidah, Zulhijah, Muharam, dan Rajab.”

Keutamaan 10 Hari Pertama di Bulan Zulhijah

“Demi Fajar! Dan malam yang sepuluh! Dan yang genap dan yang ganjil!” [89:1-3]

Allah SWT telah memberkati Jumat sebagai hari yang terbaik dalam seminggu, Ramadan sebagai bulan terbaik dalam setahun, dan 10 hari terakhirnya sebagai hari-hari terbaik di bulan Ramadan. Serupa dengan hal itu Dia juga telah menyatakan sepuluh hari pertama di bulan Zulhijah sebagai masa yang penuh dengan kebaikan.

Untuk membedakannya, Allah SWT memanifestasikan kesucian rentang waktu “Sepuluh Malam” ini dalam Alquran. Menurut sejumlah ulama dalam Islam, ‘Sepuluh Malam’ merujuk pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadan atau sepuluh hari pertama di bulan Muharam atau lima hari ganjil terakhir di bulan Ramadan, yang juga termasuk, Malam Kemuliaan, Kedua Malam Idulfitri dan Iduladha, Mi’raj, ‘Arafah, dan Malam Pertengahan (Nisfu) Syakban. Tetapi sebagian besar ulama itu percaya bahwa ’Sepuluh Malam’ itu merujuk pada 10 malam pertama di bulan Zulhijah. Alasannya karena haji dilaksanakan selama kurun waktu tersebut.

Ditambah lagi dengan adanya hari ‘Arafah yang jatuh pada tanggal 9 Zulhijah. Sepuluh hari pertama di bulan Zulhijah adalah hari-hari yang terpenting dalam setahun. Dan hari ‘Arafah adalah hari yang terpenting di antara yang sepuluh itu. Oleh sebab itu ia merupakan hari terpenting dalam setahun. Allah SWT memberikan kemuliaan terbesar kepada hamba-Nya dengan jalan mengampuni mereka. Kebahagiaan di Akhirat sangat dipengaruhi oleh pencarian terhadap ampunan Allah SWT, hari ‘Arafah adalah hari pengampunan. Rasulullah SAW bersabda bahwa Muslim yang berpuasa di hari ‘Arafah akan diampuni dosa-dosanya sepanjang tahun.

Selain itu masih ada lagi hari yang baik di bulan ini, yaitu Hari Raya Kurban atau Iduladha yang jatuh pada 10 Zulhijah. Ini adalah hari di mana Nabi Ibrahim AS diuji untuk mengorbankan putra yang paling dicintainya, Nabi Ismail AS sehingga setiap Muslim dianjurkan untuk memperingati peristiwa ini dan mengambil hikmahnya.

Rasulullah SAW mengatakan bahwa sepuluh hari pertama ini adalah waktu yang mustajab untuk berdoa, memohon, salat dan ibadah lainnya. Di laporkan dari Abu Hurayrah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada hari-hari lain yang lebih disukai Allah SWT daripada 10 hari pertama di bulan Zulhijah.” Puasa di siang harinya adalah sama dengan puasa setahun penuh, dan ibadah di malam harinya setara dengan ibadah di malam Laylat al-Qadar. (Tirmidzi dan Ibnu Majah).

‘Abd Allah ibn Mas’ud RA berkata, “Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada hari lain dalam setahun di mana suatu perbuatan baik mempunyai nilai yang sangat tinggi dibandingkan dengan hari yang sepuluh (yakni 10 hari pertama di bulan Zulhijah).” Seseorang bertanya, “Bagaimana dengan berjihad di jalan Allah SWT?” Beliau menjawab, “Bahkan dibandingkan jihad di jalan Allah SWT.” Haytami berkata, “Tabarani meriwayatkan hal itu dalam al-Mu’jam al-Kabir dan semua perawi hadis dalam rantai transmisinya adalah perawi yang sahih.

Juga diriwayatkan oleh Ibn Abbas RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidak ada hari-hari yang lebih disukai oleh Allah SWT selain di 10 hari pertama bulan Zulhijah. Jadi dalam periode ini perbanyaklah tasbih (Subhanallah), tahlil (Laa Ilaha Ilallah), tahmid (Alhamdulillah), dan takbir (Allahu Akbar).” (Tabarani)

Hazrat Abu Qatadah al-Ansari RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah ditanya mengenai puasa di hari ‘Arafah (9 Zulhijah). Beliau bersabda, “Puasa itu bisa menebus dosa-dosa kecil di tahun sebelumnya dan tahun yang akan datang.” (Muslim) Puasa ini adalah Mustahab, tidak berdosa jika tidak melakukannya.

Juga diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang tetap terjaga dan melakukan ibadah di malam Idulfitri dan Iduladha, hatinya tidak akan mati ketika hati orang-orang yang lain mati.” (Targhiib)

Hazrat Muadz bin Jabal RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jannah (surga) adalah wajib bagi siapa yang tetap terjaga dengan niat beribadah pada malam 8, 9, dan 10 Zulhijah, malam Idulfitri dan malam Nisfu Syakban.” (Targhiib)

Rasulullah SAW bersabda, “Siapapun yang berpuasa pada tanggal 1 Zulhijah seolah-olah ia ikut dalam Jihad di jalan Allah SWT selama 2.000 tahun tanpa istirahat sedikit pun. Bagi yang berpuasa di hari kedua seolah-olah ia telah beribadah kepada Allah SWT selama 2.000 tahun dan puasa di hari ketiga seolah-olah ia telah memerdekakan 3.000 budak di masa Nabi Ismail AS. Untuk puasa di hari keempat ia menerima ganjaran sama dengan 400 tahun ibadah. Untuk hari kelima ganjarannya setara dengan memberikan pakaian kepada 5.000 orang yang telanjang, puasa di hari ke-6 setara dengan ganjaran bagi 6.000 syuhada dan puasa di hari ketujuh, semua pintu di ketujuh neraka menjadi haram baginya dan untuk puasa di hari kedelapan, seluruh pintu surga akan dibuka baginya.” Dalam riwayat yang lain disebutkan bahwa puasa pada hari pertama Zulhijah bagaikan telah mengkhatamkan Alquran sebanyak 36.000 kali. Catatan: puasa-puasa tersebut adalah Mustahab, tidak ada keharusan untuk melakukannya. Selain itu kita juga dilarang berpuasa pada hari Tasyrik (hari ke-11, 12, dan 13 bulan Zulhijah) sebagaimana `Aisyah RA dan Ibnu `Umar RA meriwayatkan bahwa tidak seorang pun diperbolehkan berpuasa pada hari Tasyrik, kecuali mereka yang tidak mampu berkurban.

Doa selama 10 hari pertama bulan Zulhijah

Barangsiapa yang membaca doa berikut ini pada 10 hari pertama di Bulan Zulhijah, setiap hari 10 kali, maka Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa yang telah lalu dan yang akan datang (ia terpelihara dari dosa).

Laa ilaaha illallaah `adadad-duhuur/Laa ilaaha illallaah `adada amwaajil buhuur/Laa ilaaha illallaah `adadan-nabaati wasy-syajar/Laa ilaaha illallaah `adadal qathri wal mathar/Laa ilaaha illallaah `adada lamhil `uyuun/Laa ilaaha illallaah khayrum mimmaa yajma`uun/Laa ilaaha illallaah min yawminaa haadzaa ilaa yawmi yunfakhu fish-shuur

La ilaaha illallah, sepanjang masa/ La ilaaha illallah, sebanyak bilangan riak dan gelombang alun 7 samudra sepanjang waktu/ La ilaaha illallah sebanyak bilangan benih dan pepohonan hingga Hari kiamat/ La ilaaha illallah sebanyak bilangan rintik dan derai hujan sepanjang waktu/ La ilaaha illallah sebanyak bilangan kejap mata semua mahluk yang pernah dan masih akan diciptakan/ La ilaaha illallah lebih dari kapasitas kuantum yang dapat dimengerti/ La ilaaha illallah sejak hari ini hingga tatkala sengkakala Israfil AS ditiup menutup kehidupan ini.

Allahumma farjakal qarib/Allahumma satrakal hashin/Allahumma a'wa-idakal hasanat/Allahumma 'atha-ukal hasanal jamil/Ya Qadimal ihsan ihsanakal qadim/Ya Da-imal ma'ruf ma'rufakaddaim/Fashallallahu' alaa Sayyidina Muhammadin wa'ala alihi washahbihi wasallim

Allahumma, Ya Allah sesungguhnya Kelapangan dari-Mu sudah amat dekat—perisai perlindungan-Mu pun sangat rapat bak benteng—uluran-Mu juga selalu mengesensikan kebagusan-kebagusan—Anugerah-Mu pun selalu cantik/indah/menyenangkan—wahai Dzat Yang sari dahulu selalu memperbuat kebaikan—abadikanlah Kebaikan-Mu padaku—wahai Dzat Yang Kebajikannya Lestari—lestarikan Kebajikan-Mu buatku berupa Selawat buat Junjunganku Nabi Muhammad SAW beserta para Sahabat dan Keluarga Beliau semuanya...

Allahumma bihaqqi sha-imi 'arafah la tahrimni tsawaba 'arafah

 Allahumma Ya Allah, demi kebenaran Hari (puasa) Arafah jangan Kau haramkan pahala Arafah bagiku.


Doa ini disampaikan oleh Sh. Mustafa al-Haqqani

Adab Ieduladha

Salat Iduladha adalah sunnah mu’akkad atau sunnah yang sangat dianjurkan dan lebih baik bila dikerjakan secara berjamaah. Dalam Mazhab Hanafi salat ini adalah wajib dan harus dilakukan oleh seluruh orang yang telah memenuhi persyaratan seperti ketika melakukan salat Jumat, yakni laki-laki dewasa yang berbadan sehat dan tinggal di daerah setempat di mana salat dilaksanakan.

Selain itu disunnahkan atau diwajibkan dalam Mazhab Hanafi bagi setiap Muslim dewasa dan wanita untuk mengorbankan minimal seekor biri-biri atau kambing saat Iduladha. Ini bisa dilakukan setelah salat di hari pertama hari raya sampai dengan waktu matahari terbenam di hari kedua. Seseorang boleh mewakilkan pengorbanannya kepada orang lain, baik di tengah kehadirannya atau tidak.

Dianjurkan pula untuk tidak makan sesuatu sampai selesai mengerjakan salat.

Juga dianjurkan untuk mandi sebelum salat, kapan saja setelah subuh, bahkan jika seseorang tidak ikut melakukan salat.

Dianjurkan bagi laki-laki untuk mengenakan pakaian terbaiknya dan menggunakan parfum. Disunnahkan untuk pergi ke Masjid lebih awal dan dengan berjalan kaki, kemudian pulang ke rumah dengan rute yang berbeda. Lebih disukai untuk salat berjamaah di lapangan terbuka daripada di masjid.

Hikmah Berkurban

Shuhba Mawlana Syekh Muhammad Nazim Adil Al-Haqqani QS
Lefke, Siprus: 29 Desember 2006


A'uudzubillaahi minasy syaythaanir rajiim
Bismillaahir rahmaanir rahiim
Wash-shalaatu was-salaamu 'alaa asyrafil Mursaliin Sayyidinaa wa Nabiyyina Muhammadin wa 'alaa aalihi wa Shahbihi ajma'iin 

Wahai manusia!  Islam adalah haqq, ia adalah agama yang benar. Karena jika ia batil, maka tak akan ada orang yang berada di sini. Seribu lima ratus tahun yang lalu, perintah ini diberikan: ibadah haji. Dan jika kalian tidak dapat menunaikannya (orang-orang yang tidak berangkat haji), pergilah dan rayakan dengan salat ied, dan lihat, begitu banyak orang akan melakukannya. Ada banyak orang yang mengatakan bahwa ‘Islam terbelakang, ia berasal dari zaman kegelapan.’ Itu jelas tidak benar! Islam bagaikan matahari, bersinar bagaikan matahari sejak hari pertama hingga hari terakhir (kiamat).

Jagalah iman kalian dan perkuat iman kalian. Dan bagaimana kalian membuatnya agar lebih kuat? Dengan ibadah dan perbuatan baik. Dan Allah SWT akan bertanya, “Bukankah kalian mempunyai dua menit untuk salat dua rakaat untuk-Ku? Aku telah memberi kalian berbagai hal dan kalian tidak memikirkan Aku sekalipun dalam 24 jam, untuk salat dua rakaat untuk-Ku—sesuatu yang hanya memakan waktu dua menit?” Di pagi hari, basuhlah tangan dan wajah kalian, juga kaki kalian dan salatlah dua rakaat.

Mereka datang kepada saya dan mengatakan, “Syekh Effendi, pekerjaan kami memburuk!” Bagaimana hubungan kalian dengan Allah SWT? ‘Tidak baik.’ Jika kalian mengkhianati diri kalian dan Allah SWT, itu adalah buruk, itu tidak baik. Itu artinya segala sesuatu akan menjadi buruk. “Syekh Efendi, tolong doakan kami!” dan Allah SWT mengatakan, “Mengapa Aku harus memberinya, apakah ia mengingat-Ku? Tidak. Lalu mengapa Aku harus memberinya? Jika Aku memberinya lebih banyak, ia akan lebih kehilangan kepalanya.”

Jadi, salatlah! Jangan biarkan satu hari lewat tanpa sujud. Ketika kita salat sebelum pergi di pagi hari, berkah lebih banyak datang pada hari itu. Orang yang rezekinya habis, akan meninggal. Tetapi jika kalian hidup, rezeki kalian akan datang, dan ada malaikat yang khusus membawakan berkah. Dan malaikat itu melihat apakah seseorang salat atau tidak. Jika ia salat, malaikat akan memberikan berkah, jika tidak, ia akan mengambilnya kembali…malaikat akan membawa pergi berkah itu. Jika kalian tidak ingin bisnis kalian memburuk, kalian harus mempunyai hubungan yang baik dengan Allah SWT.

Semoga Allah SWT memberi kita tobat yang benar, memohon ampun dengan jalan yang benar. Hari ini adalah hari di mana kalian berkurban dengan arah ke kiblat dan mengucapkan ‘Bismillaah, Allaahu Akbar,’ dan kemudian kalian menyembelih hewan kurban kalian. Dan setelah itu kalian salat dua rakaat sebagai tanda syukur kalian. Segera setelah kalian memotong pembuluh darah dan saluran udara (tenggorokan—penerj.) hewan itu, kalian harus meninggalkannya. Jangan memotong lebih dalam lagi. Kalian harus meninggalkan hewan itu selama dua atau tiga menit, itu adalah haknya untuk bergerak, dan semua darah akan keluar. Jika kalian memotong di tempat yang salah, hewan itu tidak banyak bergerak, sehingga seluruh darah tetap berada di dalam tubuhnya dan ini tidak baik untuk manusia. Kalian berhak mengambil sepertiganya, dan kemudian bagikan sepertiganya lagi kepada orang miskin. Dan untuk itu Allah SWT akan melindungi kalian dan anak-anak kalian dan rumah tangga kalian, karena pengorbanan itu. Dan Allah SWT akan menyingkirkan masalah dari kalian. Jika kalian tidak berkurban di hari Iduladha, kesulitan akan datang dan menyebabkan kalian menghabiskan sepuluh kali lipat lebih banyak daripada uang yang seharusnya kalian gunakan untuk berkurban satu hewan kurban. Allah SWT akan membuat kalian membayar sepuluh kali lipat lebih banyak! Mungkin seseorang menyenggol mobil kalian, kecelakaan terjadi, kalian mengeluarkan uang lebih banyak. Jangan berpikir karena kurban ini uang kalian akan berkurang, atau jika kalian mengeluarkan sedekah, uang kalian akan berkurang. Berikan, dan jangan biarkan tangan kalian bergetar ketika memberikannya. Banyak kesulitan yang akan Allah SWT hindarkan dari kalian. Jadi berikanlah dengan tulus. Dan sekarang kita semua berkumpul di sini untuk melaksanakan salat Iduladha. Dan kita berniat untuk salat. Apapun yang kami katakan dalam khotbah, saya katakan itu di sini, jadi kita tidak menahan orang terlalu lama, saya membuat khotbah yang singkat.

Semoga Allah SWT meninggikan derajat Nabi suci SAW. Wahai Tuhan kami, jangan biarkan orang-orang yang berusaha membuat nama beliau turun! Buatlah mereka pergi dan lindungilah kami dari musuh-musuh Islam dan lindungilah kami, wahai Tuhan kami, juga keluarga kami dan jangan biarkan kami bersama orang-orang yang jahat, kumpulkanlah kami bersama orang-orang yang baik.

Berhati-hatilah dengan anak-anak kalian, dengan generasi muda, karena generasi muda ini penting. Jangan biarkan mereka melakukan perbuatan-perbuatan yang buruk di masa sekarang ini. Banyak sekali hal buruk yang dilakukan orang sekarang ini: narkoba, alkohol dan benda-benda lain, semua kotoran terburuk dari barat dibawa ke sini. Ketika kalian datang pada mereka dengan kebiasaan kalian, mereka melihat, ‘apa yang kalian bawa ke sini?’ apa yang mereka bawa? Hanya hal-hal yang buruk, yang membuat orang kehilangan jalan baik mereka dan belajar tentang benda-benda yang buruk dan jahat ini. Kita harus berdoa agar Allah SWT tidak menempatkan kita dengan orang-orang yang jahat. Tetapi semoga Dia menuliskan nama-nama kita bersama orang-orang yang baik. Hidup bersih, dan ketika kalian meninggalkan dunia ini, meninggal dengan bersih. Allaahumma shalli `alaa sayyidina Muhammadin Nabiyyil ummi wa `ala alihi wa shahbihi wa sallim.

Gema Takbir pada Hari Raya Idulfitri dan Iduladha

Allahu Akbar x3 La ilaha illa Allah
Allahu Akbar x2 wa lil laahil hamd
diulang 3 kali atau lebih

Allahu akbar kabira, wal hamdulillah katsira
Wa subhana Allahi bukratan wa ashila
Laa ilaha illa Allah
Wahdah, shadaqa wa`dah
Wa nashara `abdah,
Wa a`azza jundah wa hazamal ahzaba wahdah
Laa ilaha illa Allah
Wa la na`budu illa iyah
Mukhlisiina lahuddina walaw karihal kaafiruun
Allahumma Shalli `alaa Sayyidina Muhammad
Wa `alaa aali Sayyidina Muhammad
Wa `alaa ash-habi Sayyidina Muhammad
Wa `alaa ansari Sayyidina Muhammad
Wa `alaa azwaji Sayyidina Muhammad
Wa `alaa thuriyati Sayyidina Muhammad
Wa sallim tasliiman katsiira
Rabbighfir li wa liwalidayya warhamhuma kama rabbayani saghiira



Allah Maha Besar (3 kali) tiada Tuhan kecuali Allah SWT
Allah Maha Besar (2 kali) dan segala puji bagi Allah SWT
Allah Maha Besar dan segala puji yang melimpah bagi Allah SWT
Mahasuci Allah SWT di pagi hari dan sore hari
Tidak ada Tuhan kecuali Allah SWT, sendiri
Dia memenuhi janji-Nya dan memberikan kejayaan kepada hamba-Nya
Dan memperkuat bala tentaranya
dan mengalahkan Ahzab sendiri
Tidak ada Tuhan kecuali Allah SWT, sendiri
Dan kami tidak beribadah melainkan kepada-Nya
Bahkan jika orang-orang kafir tidak menyukainya
Ya Allah SWT kirimkanlah berkah kepada junjungan kami, Nabi Muhammad SAW
Dan kepada keluarga Nabi Muhammad SAW
Dan kepada para sahabat Nabi Muhammad SAW
Dan kepada para penolong Nabi Muhammad SAW
Dan kepada istri-istri Nabi Muhammad SAW
Dan kepada keturunan Nabi Muhammad SAW
Dan berikanlah keselamatan yang melimpah
Ya Allah, maafkanlah aku dan orang tuaku, sayangilah mereka sebagaimana mereka telah merawatku sejak aku kecil.